Salah satu situasi yang paling ditakuti oleh penjual Amazon FBA adalah ketika barang sudah dikirim, biaya pengiriman sudah dibayar, namun begitu tiba di Pusat Pemenuhan (Fulfillment Center) Amazon, barang tersebut justru ditandai sebagai ”persediaan bermasalah”, diminta untuk diperbaiki, atau bahkan seluruh kiriman dikembalikan. Pada kenyataannya, sebagian besar alasan penolakan tersebut sebenarnya sudah terjadi sebelum pengirimanpemeriksaan barang(Pre-Shipment Inspection, PSI) dapat terdeteksi dan diperbaiki. Artikel ini merangkum 8 poin pemeriksaan yang paling penting untuk diperiksa sebelum pengiriman, di mana setiap poin sesuai dengan aturan pengemasan dan pra-pengolahan resmi FBA Amazon.
Catatan: Nilai ambang batas berikut (berat, ukuran, ukuran mulut kantong, dll.) semuanya diambil dari persyaratan pemrosesan awal dan pengemasan barang FBA yang dipublikasikan oleh Amazon. Amazon dapat memperbarui aturan ini secara berkala; sebelum melakukan pengiriman barang dalam jumlah besar, harap mengacu pada versi terbaru dari “Persyaratan Pemrosesan Awal Barang FBA” di Seller Central.

1. Apakah label FNSKU bersifat unik dan dapat dipindai?
Setiap barang yang dikirim ke FBA harus dilengkapi dengan label FNSKU yang unik dan dapat dikenali oleh pemindai (dimulai dengan X00). Selain itu, kode batang asli pada produk (seperti UPC atau EAN dari produsen) harus ditutupi dengan stiker tidak tembus pandang untuk mencegah pemindaian yang salah terhadap kode asli saat proses pemindaian di gudang, yang dapat menyebabkan kesalahan penempatan barang.
Lakukan pemindaian sampel FNSKU berdasarkan AQL untuk memastikan barcode tersebut jelas, rata, tidak terhalang, dan dapat dibaca dengan baik; periksa apakah barcode asli telah ditutupi.
Jika kode batang tidak dapat dibaca, hal ini dapat menyebabkan keterlambatan penerimaan barang, kesalahan pengiriman ke gudang yang salah, atau dikenakan biaya penanganan manual.
2. Apakah label negara asal sudah lengkap?
Bea Cukai AS mewajibkan barang impor mencantumkan negara asal, dan Amazon juga mewajibkan barang yang dijual untuk mencantumkan informasi negara asal. Untuk barang yang dikirim dari Tiongkok, biasanya dicantumkan ”Made in China”.
Periksa apakah pada produk itu sendiri (seperti label pencucian, label gantung, dan cetakan pada produk) serta kotak kemasannya mencantumkan tanda negara asal yang jelas.
Jika tidak ada label negara asal, barang tersebut mungkin akan ditolak saat proses bea cukai atau saat penerimaan barang oleh FBA.
3. Apakah berat dan ukuran kemasan luar sesuai dengan batas maksimum?
Amazon memiliki batasan yang jelas terkait kotak kardus untuk komponen standar:
| Proyek | Persyaratan |
| Panjang sisi mana pun pada kotak kardus | Kotak kardus untuk komponen standar dengan salah satu sisinya ≤ 25 inci (sekitar 63,5 cm), kecuali jika berisi satu barang berukuran sangat besar |
| Berat kotor per kotak | ≤ 50 pon (sekitar 22,7 kilogram), kecuali jika mengirimkan satu barang berukuran sangat besar |
| Tanda kelebihan berat | Kotak dengan berat > 50 pon harus diberi label ”Team Lift”; kotak dengan berat > 100 pon harus diberi label ”Mech Lift” |
Lakukan penimbangan sampel dan pengukuran kotak, periksa apakah beratnya telah mencapai batas atas serta apakah label kelebihan berat yang sesuai telah ditempelkan dengan benar.
Jika kotak kardus kelebihan berat atau ukuran, pengiriman mungkin ditolak, atau akan dikenakan biaya penanganan/pengangkutan tambahan.
4. Apakah kantong plastik transparan (polybag) sudah sesuai standar?
Barang yang dikemas dalam kantong plastik bening, jika lebar mulut kantong ≥ 5 inci, harus mencantumkan peringatan risiko tersedak (suffocation warning); kantong harus bening, dapat ditutup rapat, dan FNSKU harus dapat dipindai dan dikenali melalui kantong tersebut.
Periksa ukuran mulut kantong, tulisan peringatan bahaya tersedak, kondisi penyegelan, serta apakah kode batang di permukaan kantong dapat dipindai.
Tidak adanya peringatan bahaya tersedak merupakan salah satu alasan penolakan yang umum terjadi pada produk pakaian dan aksesori.
5. Apakah masa berlaku/tanggal kedaluwarsa dicantumkan sesuai ketentuan?
Barang-barang yang memiliki tanggal kedaluwarsa, seperti makanan, kosmetik, dan suplemen kesehatan, wajib mencantumkan tanggal kedaluwarsa secara langsung (bukan dengan menempelkan label) dalam format MM-DD-YYYY atau MM-YYYY, dan masa simpan yang tersisa saat barang tiba di gudang harus memenuhi persyaratan Amazon.
Periksa apakah tanggal kedaluwarsa tercetak dengan jelas, formatnya benar, dan pastikan sisa masa berlaku masih dalam batas yang dapat diterima.
Barang yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa atau mendekati tanggal kedaluwarsa tidak akan diterima.
6. Apakah kemasan produk dalam bentuk set sudah utuh?
Sebagai produk paket yang dijual sebagai ”set” dan tidak dapat dipisahkan, produk tersebut harus disegel rapat dengan kantong plastik bening atau plastik shrink wrap untuk memastikan setiap item tidak terlepas; setiap item dalam paket tersebut tidak boleh memiliki kode batang yang dapat dipindai secara terpisah, agar tidak disimpan di rak sebagai barang satuan.
Pastikan kemasan paket dalam kondisi utuh, semua komponen lengkap, dan tidak ada yang tercecer.
Jika kemasan paket dibuka, isinya akan dijual terpisah, sehingga menyebabkan kekacauan pada persediaan dan pesanan.
7. Apakah SKU dan jumlah di dalam kotak sudah sesuai?
Sebisa mungkin, satu kotak hanya berisi SKU yang sama; jika harus berisi campuran, informasi isi kotak (Box Content) yang akurat harus disertakan. Amazon mewajibkan penjual untuk memasukkan SKU dan jumlah barang yang sesuai untuk setiap kotak saat pengiriman.
Lakukan pengecekan secara acak untuk memastikan apakah daftar kemasan (Packing List) sesuai dengan SKU dan jumlah barang yang sebenarnya.
Ketidaksesuaian antara daftar kemasan dan daftar pengiriman dapat menyebabkan masalah dalam penerimaan barang, kekacauan persediaan, dan dalam kasus yang parah, seluruh kiriman dapat dikembalikan.
8. Apakah penampilan kotak luar dan cara penyegelannya memenuhi standar?
Kotak karton harus dalam kondisi utuh, tidak rusak, tidak lembap, dan tidak berbau; gunakan selotip standar untuk menutup kotak, dilarang menggunakan tali, tali pengikat, atau paku logam. Jika dikirim sebagai LTL (pengiriman kurang dari muatan penuh) atau barang dalam palet, kemasan juga harus memenuhi persyaratan palet Amazon (seperti palet standar GMA berukuran 48×40 inci, diikat dengan plastik pembungkus, dan tidak melebihi ketinggian yang ditentukan).
Periksa kondisi kemasan, cara penyegelan, serta apakah penumpukan dan pengikatan barang di palet sudah sesuai dengan persyaratan.
Kondisi kotak yang buruk atau penyegelan yang tidak sesuai ketentuan dapat memengaruhi proses penempatan di rak, bahkan dapat menyebabkan penolakan penerimaan.
Masukkan 8 poin tersebut ke dalam proses pemeriksaan sebelum pengiriman
Dengan memasukkan 8 poin pemeriksaan ini ke dalam tahap pemeriksaan sebelum pengiriman (PSI) dan memeriksanya satu per satu, sebagian besar potensi penolakan oleh FBA dapat terdeteksi sebelum barang meninggalkan pabrik. Bagi penjual dengan volume pengiriman yang besar atau memiliki banyak SKU, disarankan untuk menjadikan daftar di atas sebagai poin pemeriksaan tetap yang harus diverifikasi oleh petugas pemeriksaan di lokasi, serta menyimpan laporan pemeriksaan sebagai bukti pengiriman.
