Untuk memastikan pesanan multi-variasites acakketelitian dan kepatuhan terhadap standar, panduan ini telah dikembangkan. Panduan ini berpusat untuk memastikan hal tersebut:
- Kepatuhan terhadap standar: Ukuran sampel akhir untuk setiap spesies harus sama besar dengan kriteria pengambilan sampel yang digunakan (misalnyaANSI/ASQ Z1.4Angka-angka tersebut secara jelas tercantum dalam tabel di bawah ini.
- Cakupan keseluruhan: Jumlah ukuran sampel standar untuk semua varietas harus sama atau sedikit lebih besar dari ukuran sampel standar yang diperlukan ketika seluruh pesanan dianggap sebagai satu kesatuan.
- Validitas statistik: Berdasarkan jumlah sampel total agregat dan kriteria penerimaan yang sesuai dalam standar, penilaian ilmiah dibuat pada seluruh pengiriman.
I. Logika inti
Alih-alih melakukan penskalaan dan pembulatan, logika konstruktif “menetapkan ukuran sampel standar untuk setiap spesies dan menjumlahkannya ke standar” digunakan.
Kedua, detail proses operasi
Langkah 1: Tentukan ukuran sampel target secara keseluruhan
- Menghitung Jumlah Pesanan Total (N): Mengagregasi jumlah semua varietas.
- Tentukan “ukuran sampel standar keseluruhan (n_total)”:
Pertimbangkan seluruh pesanan (jumlah N) sebagai satu batch.
Temukan kode karakter ukuran sampel yang sesuai dan ukuran sampel standar menurut pengujian umum level II dalam standar (misalnya, ANSI/ASQ Z1.4), yaitu `n_total`.
Contoh:
Jumlah total pesanan N = 500 (A) + 800 (B) + 700 (C) = 2000 buah
Lihatlah tabel (Level II, N = 2000) dengan kode kata K, yang sesuai dengan ukuran sampel standar n_total = 125.
Langkah 2: Alokasi awal ukuran sampel standar untuk setiap spesies
- Pemilihan tingkat pengujian awal: Pilih tingkat pengujian awal untuk setiap varietas (biasanya Tingkat II untuk jumlah yang lebih besar dan Tingkat I untuk jumlah yang lebih kecil).
- Menemukan ukuran sampel standar: Berdasarkan jumlah `N_i` masing-masing varietas dan tingkat pengujian yang dipilih, temukan tabel pengambilan sampel untuk mendapatkan ukuran sampel standar.
Contoh (percobaan pertama):
Produk A (500 buah): gunakan level I → tabel pencarian untuk kode H → ukuran sampel standar 50
Produk B (800 buah): gunakan Level II → tabel pencarian untuk kode J → ukuran sampel standar 80
Produk C (700 buah): gunakan level I → tabel pencarian untuk kode H → ukuran sampel standar 50
Jumlah sampel total awal Σn_awal = 50 + 80 + 50 = 180. (180 > 125, skema ini layak tetapi ukuran sampel besar, dapat dioptimalkan)
Langkah 3: Penyempurnaan dan pengoptimalan (langkah utama)
- Tujuan: untuk menjaga jumlah sampel sedekat mungkin dengan `n_total` dan menghindari pengujian yang berlebihan.
- Optimalkan operasi: Cobalah untuk mengurangi tingkat pengujian untuk varietas dengan ukuran sampel yang lebih besar.
Contoh (penyetelan yang dioptimalkan):
Produk B (800 buah) dikurangi dari Level II ke Level I. Lihat tabel: N = 800, Level I, kode karakter I → Ukuran sampel standar adalah 50.
Solusi akhir yang dioptimalkan:
Produk A: 50 buah (Level I)
Produk B: 50 buah (Level I)
Produk C: 32 buah (Level S-4, Kode G)
Jumlah sampel akhir = 50 + 50 + 32 = 132
Catatan: Agar lebih cocok dengan contoh “32,50,50” Anda, Produk C menggunakan tingkat pengujian khusus S-4 (N=700, S-4, kode G, ukuran sampel 32).132 sedikit lebih besar dari 125, solusi standar dan sangat efisien.
Langkah 4: Lakukan Pengambilan Sampel dan Penentuan Keseluruhan
Pengambilan sampel sesuai standar: Ukuran sampel standar dari setiap spesies diambil sesuai dengan program akhir.
Pengambilan sampel produk A: 50 buah
Pengambilan sampel produk B: 50 buah
Pengambilan sampel produk C: 32 buah
Tentukan kriteria untuk penilaian:

Ketiga, GB/T2828.1-2003 dalam tabel uji pengambilan sampel

